Rabu, 6 Februari 2013

Don't Sweat the Small Stuff



All praise to AlMighty God..

Finishing this extaordinary book.

Don't Sweat the Small Stuff and it's all Small Stuff.

So many of us would like to live our lives in a calmer and less stressful way, and be able to let go of our problems.

This book will show you how to stop letting the little things in life drive you crazy.

In 100 short essays, Dr Richard Carlson teaches us, in his gentle and encouraging style, simple strategies for living a more fulfillled and peaceful life.

We can all learn to put things in perspective by making the small daily changes he suggests, including advices such as :


  • Ask yourself this question ' will this matter this year?'
  • Do something nice for someone else- and dont tell anyone about it.
  • Surrender to the fact that life is not fair
  • Live this day as it were your last.
With these thoughtful and supportive suggestions, Dr Carlson reveals ways to make your actions more peaceful and caring, and encourages you to trust your intuitions so that you live each day as it mght be your last.

And the most important of all, most of his advices are related what Muslims obliged to implement.

Rasulullah mentioned all those stuff..

What a nice reading...



Jumaat, 1 Februari 2013

Travelog Seorang Daie




Saya kali pertama mengenali penulis ini dengan karyanya Pelik Tapi Benar.

Sebuah buku yang pada anggapan saya pada waktu itu sangat menarik dan membuka minda tentang rukhsah dalam solat seperti solat sewaktu memegang bayi, membuka pintu dan dalam keadaan musafir.

Kalau diselak kitab-kitab hadis dan feqah memang ada hadis-hadis yang membuktikan.Yang lebihnya pada buku tersebut adalah ilustrasi-ilustrasi yang disertakan bersama.

Jelas.


Setelah beberapa tahun diterbitkan oleh Telaga Biru, Kementerian Dalam Negeri menarik balik buku ini dari pasaran Malaysia kerana dikatakan dapat menggugat akidah orang Islam.

Setakat pemahaman dangkal saya, saya tidak nampak di mana kesalahannya.

Sewaktu berjalan mencari buku di Pesta Buku 1 Malaysia di Pusat Dagangan Dunia Putra (PWTC), saya tertarik dengan buku biografi travelog Ustaz Abdul Rahman ini.

Buku Travelog Seorang Daie banyak menceritakan pengalaman peribadi penulis. Dari semenjak zaman anak kecil, menjadi anak yatim, berdagang kuih muih, menahan lapar dengan meneguk air paip, terlibat dengan kancah merokok.

Kemudian, diberi hidayah untuk belajar agama di Sinagapura, merantau lagi ke Jawa Tengah, sambung lagi ke bumi Madinah.

Pengalaman beliau menguruskan masjid-masjid, di samping cerita bobrok Melayu, banyak membuat saya terfikir perangai bangsa sendiri.

Tidak senang dengan kejayaan orang lain, malah mencantas pula kerjanya.

Sebuah buku yang banyak memberikan motivasi untuk berjaya kepada semua lapisan masyarakat yang cintakan kebaikan dan kebenaran.

Di Malaysia, buku ini diterbitkan oleh Telaga Biru dengan harga RM 20.00.

Tidak rugi membelinya.Percayalah...

Isnin, 21 Januari 2013

Bahana Sebiji Anggur..


Kredit foto tati@2009

Sewaktu membeli belah barangan dapur di sebuah pasar raya, saya terserempak dengan seorang mak cik tua bersama sang suami.

Bertudung, 90% saya merasakan pastilah dia seorang perempuan muslimah.

Saya hanya melihat sekilas.

Sambil berjalan melewati anggur yang masak ranum, sempat tangannya memetik sebiji buah anggur dari gugusan.Kakinya terus berjalan pergi.

Jauh di hujung sana, saya melihat mulutnya mengunyah-ngunyah sesuatu.

Allahu....

Sebuah aksi zalim.

Terlupa mungkin pada yang mencatat di kiri dan kanan.

Lalai juga pada CCTV punya Yang Maha Esa.

Tangan yang memetik..

Kaki yang melangkah..

Mulut yang mengunyah..

Semua bakal bersaksi menentang kita..

Kita  tersungkur duka di dalam kandang pesalah.


Ayuh bergerak.Pintu taubat sentiasa terbuka..

Astagfirullahalazim...